Dalam dunia kerja, event, maupun kegiatan organisasi, lanyard menjadi benda kecil yang punya fungsi besar. Tali ini berfungsi untuk menggantung kartu identitas, ID card, kunci, bahkan gawai kecil. Lebih dari sekadar aksesori, lanyard bisa menjadi alat promosi brand yang cukup efektif—karena posisinya yang selalu terlihat saat dikenakan di leher.
Karena penggunaannya yang sering dan dalam jangka waktu lama, penting bagi Anda untuk memilih bahan lanyard yang tidak hanya menarik dari segi tampilan, tetapi juga nyaman, kuat, dan sesuai kebutuhan. Berikut ini kami ulas berbagai opsi bahan lanyard yang umum digunakan di pasaran beserta kelebihan dan kekurangannya.
Jenis Bahan Lanyard di Pasaran
Dengan fungsi yang cukup krusial dalam branding, memilih material lanyard juga perlu dilakukan dengan cermat. Jika Anda sedang bingung memilih material apa yang paling sesuai untuk kebutuhan Anda, simak beragam pilihan material lanyard berikut ini!
Bahan Tisu

Meski bernama “tisu”, bukan berarti material ini serapuh kertas tisu. Bahan lanyard tisu sebenarnya merupakan kombinasi antara tisu sintetis dan polyester, menghasilkan permukaan yang halus, glossy, dan nyaman dipakai. Teksturnya tidak menggesek kulit secara kasar, sehingga cocok untuk penggunaan jangka panjang.
Keunggulan lainnya adalah tampilannya yang elegan dan daya tahannya yang tinggi, menjadikannya salah satu pilihan favorit di kalangan perusahaan. Cocok untuk acara formal, kartu pegawai, atau lanyard custom dengan desain eksklusif.
Selain itu, permukaannya yang halus juga sangat ideal untuk pencetakan logo atau tulisan dengan detail tajam.
Baca juga: Bahan Cloth Banner
Polyester

Ini dia bahan lanyard paling populer sekaligus paling ekonomis. Polyester adalah kain sintetis yang kuat, anti kusut, dan tahan air. Karena harganya terjangkau namun punya hasil cetak yang bagus, polyester sering dijadikan pilihan utama dalam berbagai proyek cetak lanyard.
Polyester juga mudah dipadukan dengan bahan lain, misalnya tissue, untuk menghasilkan kombinasi yang lebih nyaman tanpa mengorbankan kekuatan. Cocok untuk event outdoor, lanyard kantor, hingga merchandise promosi.
Kemampuannya dalam menyerap warna dengan baik membuat hasil cetak tampak cerah dan tahan lama.
Nylon

Material berikutnya yang juga bisa Anda pertimbangkan untuk pembuatan lanyard adalah nyon. Jika daya tahan adalah prioritas utama Anda, maka bahan lanyard nilon layak dipertimbangkan.
Bahan ini dikenal super kuat dan tahan tarik, sehingga bisa digunakan untuk menggantung barang yang lebih berat seperti ponsel, kamera kecil, hingga pelindung gadget tahan air.
Namun, permukaan nilon cenderung kasar dan tidak cocok untuk cetak warna kompleks, karena seratnya terlalu tebal. Biasanya hanya bisa dicetak dengan metode sablon. Nilon sangat cocok untuk kegiatan outdoor, kegiatan olahraga, hingga pelengkap perlengkapan survival ringan.
Baca juga: 4 Pilihan Ukuran Lanyard: Lebih dari Sekadar Tali Gantungan
Satin

Satin adalah simbol dari kemewahan dan estetika tinggi. Permukaan yang licin, kilau elegan, dan tekstur super halus menjadikan bahan lanyard ini pilihan ideal untuk event eksklusif, seperti pernikahan, konferensi VIP, atau acara fashion.
Sayangnya, satin kurang tahan terhadap pemakaian jangka panjang. Harganya pun relatif mahal. Tapi jika Anda menginginkan tampilan lanyard yang menawan dan berkelas, satin adalah jawabannya.
Jenis bahan ini juga cocok untuk memberikan kesan premium pada branding perusahaan atau institusi Anda.
Jacquard

Berbeda dari bahan lain yang hanya dicetak di permukaannya, jacquard merupakan bahan lanyard dengan teknik tenun. Desain logo atau tulisan tidak dicetak, tetapi ditenun langsung ke dalam bahan, menjadikan hasilnya lebih awet dan tidak mudah luntur.
Jacquard umumnya menggunakan bahan polyester sebagai dasar tenunan, tapi tampilannya jadi lebih eksklusif karena bertekstur. Jaqcuard sangat cocok untuk brand premium yang ingin lanyardnya tampil beda dan tahan lama, meski dari segi harga relatif lebih tinggi.
Proses produksi lanyard dengan bahan ini pun lebih rumit, sehingga sering dipilih untuk pesanan dalam jumlah terbatas dan bernilai eksklusif.
Tali Karet (Rubber)

Pilihan lain yang cukup unik adalah tali karet atau rubber. Bahan lanyard ini fleksibel, elastis, dan sangat kuat. Umumnya digunakan untuk menggantung barang-barang dengan risiko tinggi jatuh, seperti USB drive, ID akses keamanan, atau bahkan sebagai wristband serbaguna.
Meski tampilannya tidak semewah satin atau jacquard, tali rubber punya kelebihan dari sisi kekuatan dan daya tahan terhadap cuaca ekstrem. Bahan ini sangat cocok untuk keperluan industri, lapangan, hingga proyek-proyek teknologi.
Selain itu, sifat elastisnya membuat tali ini nyaman dipakai tanpa terasa kaku di pergelangan atau leher.
Memilih bahan lanyard bukan sekadar urusan warna dan harga. Anda perlu mempertimbangkan fungsi, kenyamanan, tampilan, hingga kesesuaian dengan acara atau lingkungan kerja.
Bahan tisu nyaman dan halus, polyester ekonomis dan multifungsi, nilon kuat untuk kegiatan berat, satin tampil eksklusif, jacquard tahan lama dan premium, sementara rubber unggul dari sisi fleksibilitas dan kekuatan.
Jika Anda mencari tempat cetak lanyard berkualitas tinggi dengan pilihan bahan lengkap dan hasil memuaskan, percetakan jakarta barat Pranata Printing siap membantu. Kami menyediakan layanan custom lanyard sesuai kebutuhan perusahaan, sekolah, maupun event spesial Anda.


